Thursday, December 04, 2014

Taman Lalu Lintas Cibubur
12/04/2014

Taman Lalu Lintas Cibubur

"Field Trip Sekolah", 2014

Beberapa waktu lalu, Lola berkesempatan merasakan field trip pertamanya dengan semua teman sekolah. Lola sangat senang karena ini adalah pengalaman pertamanya mengendarai bus besar. Di dalam bus wisata jaman sekarang, ternyata ada wi-fi dan microphone dapat lintas bis. Jadi kalau teacher-nya mengumumkan sesuatu dengan mic dari bis sebelah, maka kami yang berada di bis lain dapat mendengarkannya juga, canggih ya sekarang.

Kami pun berangkat ke Taman Lalu Lintas yang berlokasi di Cibubur, tidak jauh sesudah pintu keluar tol, persisnya di dalam Bumi Perkemahan Pramuka (teringat jaman sekolah dulu, camping disini). Tempat ini sebetulnya semacam program CSR Daihatsu, karena disana terlihat banyak logo dan branding merek mobil ini.

Tiket umum hanya Rp. 1.000 saja, sementara masuk Bumi Perkemahan Pramuka hanya Rp. 8.000. Sangat murah ya untuk mencari suasana hiburan baru dengan anak. Lokasi ini diresmikan pada tahun 2007, sehingga seluruh fasilitas masih terlihat terawat dengan baik. Saat kami kesini, banyak rombongan sekolah lain yang juga sedang field trip.

Sebelum memasuki area, kita akan dipandu oleh bapak polisi, untuk mendengarkan cerita dan perkenalan mengenai rambu lalu lintas. Tujuannya adalah mengenalkan anak apa saja arti dari puluhan rambu lalu lintas yang ada dan mendekatkan mereka dengan profesi polisi. Disini kurang lebih sekitar 30 menit, dan tidak lupa ada sesi foto bersama bapak polisi yang nantinya foto tersebut dapat dicetak dengan harga Rp. 10.000 perlembar ukuran 5R. Ada juga fotografer tidak resmi yang akan sibuk memotret anak kita, lalu saat pulang semua foto anak sudah jadi. Selembarnya dihargai lebih mahal, jadi membeli 2 lebih murah Rp. 15,000 untuk ukuran 4R.

Usai area perkenalan rambu, kami semua menaiki mobil wisata, untuk kemudian diajak naik kereta api mini. Di mobil kami mengelilingi seluruh area, sebetulnya Taman Lalu Lintas ini kecil tapi mungkin untuk anak-anak cukup luas. Saat sampai di "Stasiun Gambir", kami membeli tiket kereta api seharga Rp. 2.000. Anak-anak senang sekali mengantri untuk membeli tiket, seolah-olah mereka akan berangkat naik kereta sungguhan.

Di dalam kereta api, anak-anak diajak berkeliling lagi sebanyak 2 putaran area Taman Lalu Lintas. Lola senang karena ini pengalaman pertama menaiki kereta api yang agak besar. Usai bermain, waktunya makan siang dan bebas berkeliling disini. Tidak banyak wahana karena memang ini lebih seperti taman kota, cukup asri untuk bersantai menghirup udara segar. Ada juga beberapa miniatur gedung seperti Monas, MPR, tempat ibadah, dll yang menarik untuk di foto. Konon ada mobil mini, tapi kemarin saya tidak melihatnya.

Usai makan siang, ada sesi foto bersama pak polisi untuk terakhir kalinya. Kami foto perkelas, dan tentunya hasil bisa langsung dicetak ukuran 5R, selembarnya Rp. 10.000. Kalau dipikir masuk arena ini murah tapi fotonya yang mahal, hahaha.

0 comments :

Post a Comment