Tuesday, May 19, 2015

"Lana with Kakak Keenan", 2015
(Lana 1 tahun, 9 bulan)

Kemarin saya harus mengurus Casa Elana ke workshop, biasanya selalu ditemani Lola, namun kini Lana sudah pintar merengek dan menangis ingin ikut. Berhubung dia sudah lancar berbicara, maka berbagai alasan dia keluarkan agar bisa ikut. Akhirnya setelah membujuk Lola untuk di rumah, ikutlah Lana pergi dengan saya.

Sesampainya disana, ada kakak Keenan. Lalu tercetuslah ide, bagaimana kalau foto bareng saja, kebetulan atasan Casa Elana Kids ada ukuran baru untuk usia 1-2 tahun. Selain momennya pas sedang membawa Lana, dia juga terlihat antusias mengerti minta ikut difoto.

Tidak disangka, Lana mudah sekali diarahkan, saya meminta senyum, ketawa, peluk, bergandengan tangan, berdiri, dia bisa mengerti. Kaget sebetulnya, karena ini kali pertama Lana diminta oleh saya untuk mengikuti arahan dalam berpose, biasanya kan sesuka dia gayanya, malah lebih sering kabur kalau difoto, baru kemarin dia tidak berusaha lari, hahaha.

Atasan ini namanya Leek, dan bawahannya adalah Musa Pants. Sebelumnya hanya ada size M (3-4 tahun) dan L (5-6 tahun). Akhirnya dibuat juga ukuran 1-2 tahun yaitu S. Selain itu, ini ada versi dewasanya. Segera di pesan yuk karena ini limited stock, silahkan cek Instagram kami di @casaelana untuk pemesanan. Ibu dan anak bisa kembaran sekarang.
Casa Elana Kids
5/19/2015

Casa Elana Kids

Ini adalah cuplikan wawancara saya mengenai Tips Blogging oleh LivingLoving.net. Terima kasih Nike dan Miranti. Mereka ini memiliki website dimana isinya seputar hal-hal super kreatif. Saya suka sekali melihat hasil-hasilnya yang sangat keren. Jadi kangen jaman kita ngantor bareng dulu ya, lantai 16 tercinta yang penuh dengan keseruan. Berikut hasilnya, yang saya copy paste dari website mereka.

LL : Ada tips bagaimana untuk menyesuaikan tema layout dengan konten blog?
Fifi : Blog atau website perlu menyesuaikan tema antara isi dan layout. Sebagai contoh blog the-alvianto.com berisi informasi untuk ibu yang biasanya tidak memiliki banyak waktu saat membuka sebuah website. Sehingga layout harus dibuat user friendly dan tentunya memiliki interface yang mampu menampilkan seluruh informasi dalam waktu singkat.

Selain itu post artikelnya banyak berupa teks, maka perlu memilih font yang mudah dibaca disertai jarak antar huruf yang cukup lebar agar mata tidak mudah lelah saat membacanya. Namun kalau blog-nya lebih fokus kepada fotografi dan tak terlalu banyak teks, maka membutuhkan layout dengan tampilan pixel maksimal melebihi lebar 500 pixel.

LL : Boleh kasih tips bagaimana memilih color palette untuk layout blog?
Fifi : Color pallete dapat disesuaikan dengan karakter diri atau warna favorit. Namun ada baiknya mengikuti tren yang sedang digemari. Saat ini lebih banyak yang menyukai warna monochrome atau plain putih. Hindari color pallete melebih 4 kombinasi warna. Kita juga bisa menyesuaikan pallete agar bagus kombinasinya menggunakan color generator yang banyak tersedia di internet.

LL : Apa saja hal penting yang sebaiknya ada di sidebar blog berdasarkan skala prioritas?
Fifi : Sidebar penting tapi jangan sampai  menampilkan yang kurang penting. Bagi saya foto diri atau Profile ID adalah poin utama agar pembaca merasa lebih mengenali sosok yang menuliskan artikel, merasa saling tahu atau kedepannya bisa betul-betul berkenalan di dunia nyata. Tidak ada salahnya menampilkan sosok penulis dalam foto sederhana.

Kemudian tuliskan sedikit penjelasan mengenai website kita. Karena tidak semua orang berinisiatif membuka halaman About. Lalu taruh social media link yang kita miliki, agar memudahkan pembaca untuk mengetahui lebih banyak tentang website tersebut.

Sisanya menurut saya hanya opsi, saya senang memasukan jumlah pageviews yang bertujuan:
1. Membuat pembaca yakin bahwa ini bukan website asal, artinya sudah banyak dikunjungi netizen. 2. Monetize, dimana website tersebut bisa menjadi lahan bagi advertiser. Kita juga dapat menaruh contact email pada sidebar atau message box bagi yang ingin bertanya kepada kita.

LL : Jenis dan ukuran font apa yang sebaiknya digunakan sehingga tidak menyusahkan untuk dibaca?
Fifi : Favorit saya tetap Din Pro walau tidak memakainya pada website. Intinya gunakan font tipe Sans Serif (tanpa kait) agar terlihat lebih modern.

LL : Apa saja tips supaya masing-masing elemen pada layout blog saling berkesinambungan?
Fifi : Kesinambungan itu menurut saya pada cara kerja website, harus user friendly sehingga apapun isinya tetap enak untuk dibaca dan mudah dalam menelusuri website tersebut. Semakin simpel semakin baik.

LL : Jika meminta bantuan web designer untuk customise layout blog kita, kira-kira berapa biaya yang diperlukan?
Fifi : Saat ini banyak layanan mandiri untuk pembelian layout profesional, tanpa perlu menyewa web designer lagi. Silahkan coba website Envato, banyak pilihan layout professional yang dapat kita custom. Harganya variatif, biasanya diatas $20-$50.

LL : Kalau kita ingin mengubah layout sendiri, software atau program apa yang sebaiknya kita pelajari agar bisa menguliknya?
Fifi : Website menggunakan metode dengan HTML Code, yang sebetulnya tidak membutuhkan software khusus, cukup belajar dari Google bagaimana cara memahami dasar-dasar kode HTML. Intinya jika sudah paham maka akan mengerti bagaimana mengoperasikannya. Saya belajar otodidak dan banyak membaca tutorial di internet mengenai cara membuat website. Namun kebetulan saya memang jatuh cinta pada multimedia dan mengambil jurusan ini saat kuliah.

LL : Saat ini banyak blog yang memilih tampilan minimalis dengan latar putih, misalnya Living Loving, The Alvianto, atau punya teman kami, Lucedale, Hello Sunshine, dan The Dusty Sneakers. Kalau menurut Fifi apa kelebihan layout minimalis seperti ini?
Fifi : Kelebihan layout minimalis maka seluruh artikel kita akan terlihat jelas dan lebih stands out. Selain itu pembaca lebih fokus pada konten. Saya sendiri awalnya tidak menyediakan lahan Ad Banner pada side bar namun akhirnya mencoba, sekedar ingin mengetahui seberapa efektifnya Google Ads pada website saya. Tapi lahan putih minimalis tentunya lebih terkesan rapi dan bersih yang harapannya mencerminkan karakter pemilik, dimana isi website juga tertata rapih.

Tips terakhir. Jangan lupa buatlah Index pada website agar pembaca mudah menelusuri website dan mencari artikel tertentu. Selain itu ini ibarat timeline, kita akan mengetahui berapa banyak post kita perbulan, sehingga lebih mudah dilihat.

LL : Terimakasih Fifi sudah mau berbagi seputar pengalaman mengulik layout blog. Bagaimana dengan kalian? Layout seperti apa yang bisa bikin kalian betah membaca sebuah blog?

Your most welcome creative mamas, good luck ya dengan Living Loving dan juga workshop-workshop serunya. Semoga artikel ini bermanfaat.
Blogging Tips : Layout
5/19/2015

Blogging Tips : Layout

Sunday, May 17, 2015

"Sofitel Luxury Hotel, Nusa Dua - Bali", 2015
(Lola 3 tahun, 9 bulan | Lana 1 tahun 9 bulan)

Destinasi menginap kami yang terakhir adalah Sofitel Bali. Setelah mencoba Pullman, kini waktunya mencoba resort di area Nusa Dua. Ini adalah beachfront hotel, sehingga pantainya lebih private dan sepi. Resort dengan luas 8 hektar yang dikeliling tropical garden ini memang membuat saya merasakan sebuah pengalaman berlibur yang sangat berbeda. Nuansa French-nya kental sekali, bahkan saat reservasi via telepon pun saya sempat kaget disapa dengan "Bonjour, bla..bla..bla..", alias dia berbicara bahasa Perancis, begitu pun saat berpapasan dengan para staff hotel, pasti mereka mengucapkan "Bonjour" (selamat pagi/siang/malam).

Setibanya di Hotel, kami disambut penerima tamu yang menurut saya jumlahnya banyak. Well, I assumed that we're the king and queen at the moment. Mereka mengantarkan kami pada ruangan reservasi. Biasanya lobi hotel di area terbuka, tapi di Sofitel kami memasuki lounge reservasi sendiri. Selain dilayani dengan sangat baik, saya juga merasakan atmosfer sebagai tamu yang spesial, dimana semua tamu disana sepertinya dibuat sespesial itu.

Hotel berbintang lima ini memiliki area swimming pool yang sangat besar. Kamar saya seharusnya adalah Luxury Room Plunge Pool, dimana tersedia private plunge pool sendiri, namun karena penuh akhirnya di upgrade gratis menjadi Luxury Room Pool Access, yang saya pikir akan biasa saja.

Begitu tiba di kamar, ternyata ini adalah kamar dengan private pool sekaligus memiliki jalur sendiri untuk berenang ke area main pool di tengah resort. Isn't it amazing and super cool. I never thought that there's gonna be a hotel like this one. Saya dan anak-anak tentunya senang mendapatkan upgrade kamar ini, rate untuk kamar saat itu di $ 375, well I was lucky enough then.

Kamar di Sofitel sama besarnya dengan di Pullman, namun memiliki area kamar mandi yang cukup menarik, semi open bathroom. Walau saya masih merasa kamar mandi di Pullman lebih luas. Tapi disini ornamen kamarnya cukup detail. Toiletries-nya pun LANVIN! Yah tentunya ini menambah poin plus bagi saya. Tapi tetap yang masih berkesan adalah toiletries di W Retreat Bali, lucu menggemaskan.

Ketika berenang menyusuri swimming pool dari kamar ke main pool, menurut saya sangat panjang rutenya, sehingga serasa seperti sedang olahraga. Anak-anak juga dapat berenang pada area Kids Pool yang luas dilengkapi dengan slide dan fountain.

Pantai di Sofitel bersebelahan dengan Nikki Beach Club yang masih satu area. Anak-anak asyik bermain kesana kemari dan saya bisa bersantai tanpa khawatir, karena sepi dan tidak perlu takut mereka hilang. Katanya dapat menyewa sepeda disini untuk jalan-jalan di pantai, tapi saya tidak sempat bertanya.

Saya perlu ingatkan untuk wifi access, jangan sampai log in. Karena ketika log in artinya sudah memakai pelayanan Internet Premium, yang cukup membuat saya kaget melihat statement bill-nya Rp. 180,000. Cukup gunakan yang free tanpa perlu masukan nama dan nomor kamar.

Malam hari, kami makan malam di Kwee Zeen, 24 hours resto di Sofitel yang sama dengan area untuk breakfast, dengan pilihan yang sangat beragam dan tentunya rasa yang enak. Per pax disini Rp. 472,000 exclude drink untuk buffet makan malam. Harganya beda tipis dengan di Pullman, tapi servis yang jauh lebih memuaskan dan area dining yang indah.

Overall, kami senang bisa menginap disini dan merasakan antusiasme anak-anak yang bisa berenang dan bermain pantai seharian hingga tidak mau pulang, hahaha. Ada Kids Club juga dengan beragam aktifitas yang ditawarkan, seperti cooking class. Meskipun Kids Club disini dikenakan charge jika melewati masa 2 hours free. Area bermainnya luas sekali, ada indoor dan outdoor, serta tersedia penitipan anak.

Yang tidak terlupakan adalah servis hotel yang berkelas, dan tentunya liburan yang menyenangkan, walaupun Nusa Dua tergolong area yang jauh dari lokasi wisata. Oh ya hotel ini berdekatan dengan Westin Hotel. Jika berkesempatan berlibur ke Bali, cobalah ajak anak-anak menginap disini, karena begitu melihat swimming pool-nya, pasti mereka girang dan luar biasa happy.

Bali untuk 4 hari 3 malam, memang tidak cukup, namun apa daya jika cuti dari kantor suami tidak bisa terlalu lama. Tahun lalu 6 hari saja masih kurang terasa, apalagi kemarin kami cukup in a rush dalam setiap agenda, karena waktu yang tidak banyak. Tapi ya namanya juga berlibur dengan dua anak kecil pasti susah bersantai lama, hahaha.

Semoga review-review kemarin ini berguna. Karena selalu senang rasanya bisa menemukan hotel yang kids friendly. Tips dari saya, pesanlah hotel melalui online pada website resmi hotel, karena jauh lebih murah. Saya pernah mencoba order hotel dari Agoda, sayangnya ternyata lebih mahal dari website resmi. Mungkin lain waktu akan mencoba reservasi dari website yang sedang hits, Traveloka.

 *Sebagian foto yang saya publikasikan diambil dari website resmi Sofitel Luxury Hotel.
Sofitel Luxury Hotel - Nusa Dua Bali
5/17/2015

Sofitel Luxury Hotel - Nusa Dua Bali