Friday, October 21, 2016

"One of the must visit place while in Australia, Soverign Hill", 2016
(Lola 5 tahun 1 bulan | Lana 3 tahun 1 bulan)

Mengunjungi Sovereign Hill awalnya tidak membuat saya antusias karena tidak terbayang seperti apa. Waktu googling juga ga berekspektasi apa-apa karena mikirnya, oh mungkin ini semacam kota tua. Tapi begitu disana, I must say, saya harus kesini lagi suatu hari nanti. Menarik banget buat saya dan anak-anak.

Perjalanan dari Melbourne ke kota Ballarat membutuhkan waktu 2 jam, yah mirip Jakarta Bandung via tol. Sepanjang perjalanan di kanan kiri banyak perkebunan lavendar dan banyak domba-domba Kami berangkat beramai-ramai dengan 2 mobil. Untuk kesana memang sebaiknya dengan kendaraan pribadi karena jauh tempatnya, atau bisa juga menyewa untuk seharian penuh (jika berminat). Ingat, untuk anak di bawah 7 tahun WAJIB menggunakan carseat, dan diatas itu menggunakan booster seat, atau nanti bisa kena tilang $500. Sampai di Soverign Hill ternyata cuaca tidak terlalu cerah, tapi lumayanlah belum hujan besar.

Sovereign Hill & Gold Museum Ticket :
$54.00    Adult
$24.50    Child (5-15)
$136.00  Family (2 adults & up to 4 children)
$98.00    Single Parent Family (1 adult & up to 3 children)
Free         Children under 5

Additional
Gold Mine Tours
$7.50 Adult
$4.00 Child (5-15)
$20.00 Family (2A & 4C)

Coach Rides
$5.50 Adult
$4.00 Child (5-15)
$17.00 Family (2A & 4C)

Secara tiket memang agak mahal untuk masuk sini, tapi segitu tuh banyak banget yang bisa dilihat. Saya aja ga sampai selesai karena keburu mau tutup. Makanya pengen balik lagi karena ga semuanya saya datangi. Termasuk Gold Museum, Gold Mine Tours, dan Coach Rides. Di pintu masuk saya menyewa stroller Baby Buggy Mountain. Kenapa? Karena stroller biasa ga bisa jalan di bebatuan kerikil plus nanjak. Asliiii!!! Enak banget nih stroller, pantesan semua orang di City rata-rata pakai merek ini. Ibarat sepeda, mungkin ini bisa buat downhill, hahaha.

Disana kita bisa melihat kota yang dulunya tambang emas di 1851. Semua orang berpakaian ala jaman dahulu kala, dan kita bisa melihat banyak sekali bangunan dan profesi yang pada saat itu menjadi pekerjaan mereka. Mulai dari berbelanja ala 1850-an, belajar di sekolah, nonton teater atau bahkan nginep di hotelnya juga bisa. Pekerjaan disini yang bisa kita lihat antara lain ada pembuatan kereta kuda, pembuat lilin, pembuat permen, dll (list lengkapnya ada di foto brosur ya).

Kalau kita nginep di hotelnya, di malam hari bisa nonton Multi-million dollar sound and light show, ‘Blood on the Southern Cross’, the dramatic story of the 1854 Eureka Uprising. Hotelnya juga udah bintang 4. Seru banget sih, karena dunia baru yang berbeda sama kebudayaan kita di Indonesia. Bisa juga kita nyewa kostum dan foto ala jaman dulu, starts from $ 70.00 kalau ga salah.

Salah satu favorit kita disini adalah mencari emas sendiri di sungai dengan sekop dan baskom, hihi. Anak-anak antusias karena semi main air sama pasir dan keponakan berhasil dapet. Kalau udah dapet bisa beli tempat buat menaruh emasnya. Selain itu kita bisa membuat koin emas dengan nama dan pesan yang kita inginkan cuma $ 10.00 per buah. Kalau lapar ada Cafetaria modern atau makan di resto klasik dimana di dalamnya persis kayak di film koboi, ada pak Sherif lagi santai.

Sayang karena sempat hujan kita tidak bisa menyusuri semuanya, dan akhirnya mepet keburu mau tutup. Salah satu yang saya pengen sebenernya naik kereta kuda keliling Sovereign Hill. Oh ya disini juga ada semacam upacara oleh militer, pas komandannya selesai, dia nyapa saya dan bertanya dari mana, pas saya jawab dari Jakarta dia langsung lancarrrrr ngomong "Selamat datang, terima kasih sudah kesini, dst". Hihihi seneng dengernya.

Kesimpulannya kalau punya waktu lama seharian, cobain deh kesini. Selain menarik, nambah ilmunya juga banyak. Dan siap-siap belanja terus, karena tiap masuk ke tempat untuk melihat yang kerja, mereka pasti jualan dan bikin pengen beli, ya permen, ya sabun, lilin, kue, sampai wajan juga ada!

Ini ya detail peta dan brosurnya.


Part 8: Sovereign Hill
10/21/2016

Part 8: Sovereign Hill

Thursday, October 20, 2016

"Best Museum For Kids - Scienceworks", 2016
(Lola 5 tahun 1 bulan | Lana 3 tahun 1 bulan)

Membawa anak kecil berlibur buat saya agendanya harus nambah ilmu, bukan sekedar jalan-jalan. Apalagi di negeri orang biasanya banyak hal berbeda dan lebih menarik. Nah Scienceworks & Planetarium ini menurut saya KEREN!

Untuk sampai disini ga susah sih. Cukup naik kereta aja dan turun di Spotswood Station, dan satu-satunya public transport cuma Train. Nah turun dari Station yang jalannya jauh, aduh rasanya pengen nyetop taksi tapi ga bakalan ada, kenapa? Karena ini bukan area perkotaan ramai, ini kanan kirinya adalah pabrik. Pas jalan kaki juga agak takut saking sepinya, dan perjalanan kaki juga ditempuh 15-20 menit (cuma lurus doang sih).

Sampai di lokasi, tiket anak (sampai umur 16 tahun) Gratis! Hore semua museum di Melbourne emang hebat, buat anak pasti ga usah bayar. Tiket dewasanya $14.00 sama dengan Melbourne Museum. Tapi disini ada additional lagi untuk masuk Planetarium dan Lighting Room, masing-masing $6.00 atau jika keduanya maka cukup membayar $10.00.

Disini ada beberapa tema :
  1. Get Into Gear. Semacam playground untuk melatih otak dan koordinasi tangan. Seperti merakit, memasang balok, dll.
  2. Think Ahead. Ini pameran tentang teknologi dari masa lampau hingga akan datang. Rata-rata interaktif semua, bisa dimainin macem-macem dan bikin kita jadi senyum-senyum karena amazed.
  3. Nitty Gritty Super City. Our FAVE! Hmm ini macam Kidzania versi mini. Ada banyak profesi yang bisa dicoba oleh anak-anak disini. Paling lucu pas jadi Weather Reporter.
  4. Sportworks. Isinya tentang olahraga, tapi semua display bisa kita mainin. Yang paling seru sih nyobain Snowboarding.
  5. Pumping Station Tours. Sayang ga sempet masuk karena keburu tutup. Ini tentang kereta api.
  6. Planetarium. Seriously keren tapi di menit ke 5 saya tidur sampai menit 30, hahahahaha. Gimana ga tidur, kursinya kan selonjoran menghadap ke atas layar 16 meter berbentuk Dome, iringan lagunya udah kayak lullaby, terus yang diliat sepanjang film cuma bintang-bintang. Zzzzz... Sayangnya disini ga bisa foto karena ga boleh dinyalain pas mulai.
  7. Lightworks. Sayangnya saya ga bisa masuk karena tiketnya sudah habis.
  8. Dll. Tergantung di bulan itu ada pameran apa saja.
Overall, ini mendidik banget deh museumnya dan lebih menyenangkan dari Melbourne Museum karena emang buat anak kecil. Pas kita dateng aja banyak anak sekolahan lagi study tour. Cuma sayang disini Cafe-nya kurang enak dan menunya ga menarik sama sekali.

Sayangnya pas saya nemu tulisan, I'd prefer to play with friends online rather than in person, semua magnet yang ditempelkan anak-anak disana bilang yes!. Huhu sedih juga bacanya, ngebayangin anak sendiri kalau udah gedean ternyata bisa aja mikir hal yang sama. Disana ada beberapa display yang diberikan magnet untuk kita berpendapat.

Must try, Star Wars Tunnel. Itu ajaib banget pas kita masuk langsung berasa muter dunianya padahal kita cuma berdiri biasa, yang muter tunnel-nya aja. Aneh langsung pusing-pusinh, pas keluar juga masih ga habis pikir kok bisa begitu.

Tips kalau mau kesini, harus lebih pagi, soalnya Spotswood Station itu jauh, dan jam 4 sore sudah tutup. Lebih enak sih naik taksi ya, cuma ya baliknya ga bisa nyetop taksi, harus bikin appointment via telpon.
Part 7: Scienceworks & Planetarium
10/20/2016

Part 7: Scienceworks & Planetarium