Friday, January 29, 2016

"Ancol pada hari Sabtu", 2016
(Lola 4 tahun 5 bulan | Lana 2 tahun 5 bulan)

Tidak banyak yang tahu, bahwa kini Ancol lebih rapi, bahkan sudah sering menggunakan nama Ancol Dreamland di setiap promonya, sehingga terkesan lebih masa kini, dan juga menamai areanya sebagai Ancol Bay City. Dan siapa bilang pergi ke pantai Ancol itu penuh dan tidak menarik. Bagi kami, pergi kesini selalu menyenangkan, karena anak-anak sangat menyukai bermain pasir. Dan saya juga tidak menjumpai orang penuh sesak di pantai, malah yang ada selalu kosong melompong pantainya, meskipun Sabtu atau Minggu pagi.

Beberapa waktu lalu, kami kesana ternyata ada beberapa spot yang baru dipugar sehingga terlihat lebih bagus. Jika membutuhkan sumber inspirasi untuk memotret anak, bisa coba main kesini, dan lihat artikel saya lainnya :

Pantai Ancol Beach Mall
Ancol Beach City
Maternity Photography

PS : Selalu datang jam 5.30 - 6.00 pagi agar lebih enak cuaca dan udaranya.
Ancol Dreamland
1/29/2016

Ancol Dreamland

Tuesday, January 26, 2016

"There's always a room for dessert", 2016
(Lola 4 tahun 5 bulan | Lana 2 tahun 5 bulan)

Mengajak anak-anak pergi memang sering kali tidak luput dari keinginan mencicipi dessert. Saya pribadi pecinta dessert, namun ada kalanya perlu mengamati asupan yang dinikmati anak-anak. Cafe yang kami singgahi menyuguhkan varian dessert yang tidak akan membuat saya bosan untuk mencoba menu-menunya. Saya pikir tidak ada salahnya, membelikan mereka satu-satu pilihan hidangan penutup makan siang. Namun ternyata saya salah, hahahaha.

Dessert yang disuguhkan ternyata terlalu banyak untuk satu porsi anak kecil, tapi mereka menghabiskannya dalam sekejap. Cotton candy sebesar itu, ga sampai 2 menit habis!! Saya cuma bisa geleng kepala, baru mau difoto udah habis dicomot, jadi saja cuma punya 2 frame foto cotton candy. Padahal lucu banget bentuknya, bunga.

Dessert never fails, bagi kami. Tapi saya baru menyadari efeknya, karena mereka makan seporsi besar, akhirnya SUGAR RUSH. Bayangkan saja, kami selesai makan jam 2, lalu selama berjalan di mall dan pulang berkendara ke rumah, energi mereka seperti tidak ada habisnya, teriak-teriak loncat kesana kemari, bahkan di mobil dan carseat puuuun, mereka sangat heboh luar biasa (diluar kondisi normal) dan seharusnya mereka langsung tertidur (karena biasanya pas masuk mobil pada tidur semua). Saya sampai rumah hampir jam 6 sore, baru mereda efeknya. Kirain ya pada capek, ehhhh sampai malam masih loh berenergi.

Menjadi pelajaran bagi saya, apabila anak-anak mau mencicipi dessert, diperkirakan dulu sebanyak apa porsi yang mereka konsumsi. Sebab pada akhirnya saya yang kerepotan menangani mereka saat sugar rush. Itu cotton candy dan es krim, seharusnya porsi berdua (tertera pada menu), dihabiskan oleh 1 anak kecil, ga heran udah kayak energizer rabbit. Belum kalau mereka berantem, duuh rasanya saya pengen makan es krim aja dipojokan sambil buka handphone, hihihi.
Sugar Rush Girls
1/26/2016

Sugar Rush Girls

Sunday, January 24, 2016

"Lana watched her fave video, The Little Pony", 2016
(Lana 2 tahun 4 bulan)

Sudah lama sekali belum kembali meng-update blog. Bukannya tidak ada yang mau ditulis, justru saking banyaknya yang ingin saya sampaikan, malah jadi kaget kok PR saya banyak sekali. Januari ini, alhamdulillah bisa melakukan beberapa kegiatan, namun sejujurnya justru membuat saya cukup 'mager'. Kesibukan dengan anak-anak terasa tidak ada habisnya. Saya seperti selalu kekurangan waktu setiap harinya, boro-boro untuk me-time atau minimal menulis blog, sepertinya belum ada kesempatan yang pas.

Mengasuh anak tanpa pengasuh, jujur saja tantangan paling besar seumur hidup saya. Kadang terbersit untuk kembali menggunakan baby sitter, tapi tetap saya bersikukuh bahwa mengurus sendiri lebih seru dan banyak hal yang bisa dipelajari dari anak-anak, begitu pun sebaliknya. Saya kurang sreg jika anak saya, raised by their nanny because they should learn everything from their mom. Jadi ya pikiran lelah itu kadang saya tepis dengan kegigihan yang tersisa di diri ini, tersisa dari puing-puing cape fisik dan mental tentunya (exhausted banget). But again, in the end of the day, I'm proud being a mom.

Jadi mohon maaf ya, jika agak lama update blog saya disini.

January Highlight
1/24/2016

January Highlight

Friday, January 22, 2016

"Bermain sekaligus belajar", 2016
(Lola 4 tahun 4 bulan | Lana 2 tahun 4 bulan)

Blog ini diperuntukan untuk menjadi tempat sharing, tapi seringkali saya gunakan juga merangkap sebagai buku harian versi online. Jadi kegiatan yang sekiranya saya anggap ingin diabadikan, pasti saya masukan ke blog ini.

Waktu itu saya, Anne dan Hanna, sudah lama ingin melakukan playdate lagi, mengingat jadwal bertemu kita dengan anak-anak di Casa Elana sudah tidak sesering dulu. Kemudian kami memutuskan untuk mengikuti workshop yang di gagas oleh Mom and Kids Lab. Anak-anak kemarin diajarkan menggambar dengan garam berwarna. Lana sangat antusias sampai tidak mau diganggu oleh ibunya.

Di Jakarta workshop seperti ini sudah sangat sering diadakan, berbagai event orginizer kini punya spesialisasi di workshop khusus ibu dan anak. Kadang saya sampai bingung mau ikut yang mana karena aktifitasnya beragam, dari mulai masak sampai olahraga.

Tapi sebagai alternatif playdate, mengikuti kegiatan semacam ini lebih seru, daripada hanya main di playground, karena nambah ilmu buat ibu dan anaknya.
Ide Playdate di Workshop
1/22/2016

Ide Playdate di Workshop

Wednesday, January 20, 2016

"Share yuk Cerita Sehat Keluarga versimu", 2016
(Lola 4 tahun 4 bulan | Lana 2 tahun 4 bulan)

Ibu mana yang tidak ingin membiasakan keluarganya untuk selalu hidup sehat. Bagi saya pribadi, lifestyle hidup sehat itu adalah hal termudah yang bisa dilakukan kapan saja. Sedari kecil, saya pun terbiasa melihat orang tua selalu makan buah dan sayur setiap saat, sehingga kebiasaan ini juga terbawa ketika saya menjadi orang tua. Lola dan Lana sudah pasti akan sibuk menanyakan kemana buah-buahan, jika di kulkas sedang kosong, bisa seharian nanyain terus. Kami juga selalu terbiasa membuat jus 1-2 kali sehari. Termasuk saya sendiri, yang bisa seperti orang hamil lagi ngidam kalau belum makan buah dan sayuran.

Suami saya juga membiasakan diri dengan berolahraga rutin. Dulu dia bisa lari rutin seminggu 3x sebelum ke kantor, karena kesibukan akhir-akhir ini berkurang menjadi 2x seminggu. Termasuk orang tua saya yang rajin tenis, bahkan ibu saya sendiri bisa tenis seminggu 2-3 kali.

Sehat bagi kami juga tidak perlu effort yang besar, karena memang mudah dilakukan asal dibiasakan. Dimulai dari bermain di ruang terbuka, mengajak anak untuk berolahraga di playground, hingga semudah membuat es krim dari buah-buahan.

Yuk berbagi cerita kegiatan sehat Ibu dan keluarga dengan hashtag #CeritaSehatKeluarga

Caranya mudah,
1. Buka website Sahabat Nestlé (klik tautan ini).
2. Daftarkan diri untuk menjadi bagian dari Sahabat Nestlé.
3. Upload cerita sehat keluarga dan foto paling berkesan.

Menangkan hadiah "Berlibur ke Bali bersama keluarga tercinta" (tiket Jakarta – Denpasar, Denpasar - Jakarta beserta akomodasi untuk 1 keluarga dengan maksimal 2 anak), dan pemenang hiburan berkesempatan untuk mengunjungi pabrik Nestlé di Karaawang, mendapatkan peralatan memasak serta bingkisan menarik dari Sahabat Nestlé. Sangat mudah bukan? Yuk raih kesempatan jadi pemenangnya.
Cerita Sehat Keluarga
1/20/2016

Cerita Sehat Keluarga