Friday, June 26, 2015

"Good morning, my curly cuddly girl", 2015
(Lana 1 tahun, 10 bulan)

Pagi ini saya dikejutkan oleh Lana yang tidak seperti biasanya, dia mau diabadikan oleh kamera tanpa saya minta. Bangun tidur melihat ibunya sedang sibuk mengutak-atik kamera, lalu dia turun dari tempat tidur untuk mengambil bonekanya, dan berpose.

Saya baru saja berpindah aliran dari Nikon menjadi Fuji, sehingga masih banyak beradaptasi. 6 tahun terbiasa memakai Nikon DSLR membuat saya sangat canggung dengan pengoperasian Fuji Mirrorless. Namun sejauh ini puas, walaupun secara speed pengoperasian, mirrorless cenderung lamban. Jika dibandingkan antara DSLR dan mirrorless, keduanya memiliki kelebihan masing-masing.

Semakin banyak pilihan untuk kamera jenis mirrorless, saran saya jika belum terbiasa jangan membeli tipe yang high end, karena cenderung lebih rumit. Saya juga menyarankan untuk selalu mencoba terlebih dahulu sebelum membeli, dalam artian dapat mencoba milik teman atau jika di toko yang menjualnya ada display, bisa benar-benar merasakan pengalaman mengambil gambar dari berbagai cara, agar tahu kebutuhan kita seperti apa. Jika lebih tertarik dengan DSLR, sebaiknya gunakan tipe yang pemula, karena selain mudah biasanya jauh lebih ringan berat kameranya.

Pemilihan lensa juga beragam, saya senang sekali dengan Prime Lens, karena bukaannya (aperture) besar, dan juga lensa lebih ringan. Satu hal lagi kelebihan prime lens, adalah bokeh dan blur yang banyak. Membuat sebuah objek tampak lebih fokus. Ukuran 50 mm dan 35 mm paling mudah digunakan sehari-hari.

Memotret anak bukan perkara mudah bagi saya. Mereka selalu berlarian kesana kemari dan sering kali kabur saat melihat saya menggunakan kamera. Oleh karenanya saya selalu berusaha membuat kondisi seolah-olah sedang tidak memotret. Ketika mempublikasikan sebuah foto sesungguhnya dibalik itu ada puluhan jepretan yang gagal, bahkan sering kali gagal semua, hahaha.

Biasanya pada kamera terdapat setting khusus Sport, dimana kita dapat mengambil gambar yang bergerak cepat tanpa menyebabkan hasil foto terlihat goyang dan tidak fokus. Ini cukup ampuh digunakan saat sedang memotret anak-anak.

Oh ya saya berencana menjual lensa saya yang AF-S Nikkor 50 mm f.1/4 G. Jika ada yang berminat, nanti saya akan publikasikan iklannya. Oh ya dan jangan lupa juga mengikuti Ramadhan Photo Competition. Cukup foto dengan anak/orang tua/suami/teman, atau mungkin mau ootd juga tidak apa-apa. Caranya cukup cek artikel blog sebelumnya ya. Mudah sekali kok, hadiahnya tas senilai Rp. 1,300,000 dan ada 2 buah sehingga totalnya 2,600,000. Yuk segera, mumpung ini sudah weekend, bisa foto-foto dengan leluasa.

"Hello Dino", 2015
(Lola 3 tahun, 10 bulan)
Bermain Dengan Kamera
6/26/2015

Bermain Dengan Kamera

Monday, June 22, 2015

"Lola's Bedroom, The Pink & Blue", 2015
(Lola 3 tahun 10 bulan)

Akhirnya setelah 4 bulan lamanya saya mencoba menyelesaikan kamar tidur Lola, kemarin resmi sudah kamar ini membuat kami begitu antusias dan senang. Sebelumnya saya pernah berbagi cerita tentang persiapan kamar Lola pada [artikel ini]. Namun ada beberapa perubahan yang membuat saya memindahkan beberapa furniture IKEA tersebut ke ruangan lain di rumah ini. Kendala waktu juga membuat saya terkadang merasa malas-malasan untuk menyelesaikan kamar ini.

Saya memilih paduan warna Pink dan Biru agar kamar tidak terlihat terlalu girlie, namun tetap cerah ceria. Tempat tidur yang digunakan adalah ukuran anak-anak 3-8 tahun, disertai dengan kanopi daun diatasnya, bertujuan untuk memblokir cahaya lampu saat sedang berada di kasur. Tujuan memilih kasur ukuran anak, agar kamar masih terlihat lega. Perpaduan furniture nuansa putih dan hijau pastel fungsinya agar kamar tidak terlihat sempit dengan begitu banyak barang.

Beberapa foto dicetak di @printerous. Tadinya ingin menggunakan frame kaca saja, tapi saya khawatir pecah, sehingga saya menggunakan bahan canvas yang ringan. Selain hampir sebagian besar didapat dari IKEA, untuk kursi hijau dan 2 box pink serta merah saya dapatkan di ACE Hardware. Untuk cermin dibeli di supermarket, dan saya menggunakan cat tembok sebagai dasar warna pada frame lalu ditimpa dengan Washi Tape agar tampak lebih cerah. Kemudian mural pohon, saya menggunakan wall sticker sebagai stensil, kemudian ditimpa dengan cat, lalu wall sticker dilepas, sangat mudah dan praktis bukan?

Harapannya semoga kamar ini menjadi sarana berkreasi Lola dan Lana. Menjadi tempat bermain yang menyenangkan dan tentunya menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya, mewujudkan kamar anak yang diinginkan.

Apabila membutuhkan daftar furniture dan aksesorisnya, berikut saya lampirkan (IKEA) :
  1. White Bed Frame - Kritter.
  2. Slatted Bed Base - Sultan Lade.
  3. Matrass Junior Bed - Vyssa Snosa.
  4. Waterproof Matrass Protetor - Nattlig.
  5. Green Fitted Sheet - Len.
  6. Animal Quilt Cover - Kossan. 
  7. Cloud Pillow - Fjadermoln.
  8. Leaf Bed Canopy - Lova.
  9. White Wardrobe - Hensvik.
  10. White Chest Drawer - Malm.
  11. White Glass Top - Malm.
  12. Grey Curtain Rod Holder - Hugad, Racka, Betydlig, Vasentlig.
  13. Blue Curtain - Teresia.
  14. Pink Curtain - Vivan.
  15. Green Shelves (2) - Kallax.
  16. Green Drawer Box (6) - Drona.
  17. Red Plastic Box - Lekman.
  18. Pink Desk and Chair - Mammut.
  19. Dragon Rug - Bullrig.
  20. Moon Lamp - Smila Mane.
  21. LED Bulb - Ledare.
  22. White Frame - Tolsby.
  23. Art Card - Kort

Kamar Tidur Lola (Part 2)
6/22/2015

Kamar Tidur Lola (Part 2)

Let's celebrate Eidul Fitri with @merakigoods
and get a chance to win this beautiful premium leather clutch worth IDR 1.300.000.

Rules :
- Push the love button on this photo (simply open my Instagram account @fifialvianto).
- Follow @merakigoods and @fifialvianto Instagram accounts.
- Post your photo with your kids/parents/husband/friends or ‘Outfit of The Day’ photo on your Instagram.
- Put the hashtag #MeraihMeraki.

Competition will be held from June 22nd - July 6th 2015.
Good luck.

FifiAlviantoXMeraki
Ramadhan Photo Competition
6/22/2015

Ramadhan Photo Competition

Tuesday, June 16, 2015

"Lifebuoy Body Wash Event", 2015

Selalu senang ketika saya dapat hadir sebagai nara sumber pada media gathering event. Kemarin saya berbagi pengalaman tentang tips parenting khususnya urusan anak-anak ketika mandi. Dan juga persiapan Ramadhan anak yang menggunakan pakaian panjang dan hijab selama bulan puasa di sekolah, sehingga menyebabkan kuman dan bakteri mudah berkembang biak saat anak beraktifitas jika kulit tidak dibersihkan dengan baik.

Edukasi mandi yang benar ini dipaparkan oleh Mbak Indriani, Senior Manager Lifebuoy dan Dokter Atika. Area yang sering luput oleh anak dan dewasa adalah belakang telinga, leher, lipatan lengan, ketiak,  selangkangan, punggung dan kaki.

Satu stage dengan Shireen Sungkar juga menjadi keseruan tersendiri bagi saya, namun berbagi cerita dengan teman-teman media lebih menyenangkan lagi. Kata suami, kita perlu sering belajar berbicara di depan umum, agar ketika kita punya informasi dapat disampaikan dengan baik dan mudah. Selain itu berbagi ilmu itu tidak sekedar dengan menulis tapi dapat diungkapkan dengan lisan.

It's always been a pleasure for me to work with Lifebuoy, dari 2013 dan 2014 dikontrak langsung oleh sebuah agensi digital di Amerika untuk World Campaign, hingga akhirnya berkesempatan langsung untuk sharing bersama Lifebuoy Indonesia.
Mandi Dengan Benar
6/16/2015

Mandi Dengan Benar


Sebagai perempuan masa kini, rasanya gadget menjadi sebuah benda penting dalam keseharian. Baik untuk mempermudah pekerjaan, melihat kegiatan seru teman-teman, hingga dipergunakan untuk membaca Quran dan mendalami agama.

Aplikasi yang wajib ada pada setiap gadget biasanya adalah Kamera. Setiap perempuan pasti senang menyimpan foto sebagai sebuah memori yang dapat dilihat kembali kapan saja. Lantas, sudahkah memaksimalkan aplikasi fotomu? Jangan hanya sekedar mengambil gambar, kemudian menyimpannya begitu saja, jadikan foto yang terekam menjadi lebih indah dan tentunya lebih artistik.

Jika kamu pengguna sosial media, tentunya aplikasi edit foto sudah tidak asing lagi. Melihat akun-akun para Instagrammer ternama terkadang membuat kita ikut berimajinasi ketika melihatnya. Walaupun itu hanya makanan atau pemandangan, tapi terasa begitu mengesankan. Kamu juga dapat seperti mereka. Sebab yang dibutuhkan hanyalah sebuah aplikasi dan proses komposisi.

Sebelum masuk kepada fase aplikasi, ada baiknya kamu memahami komposisi foto. Setiap foto sebaiknya memiliki 1 sampai 2 focus point, sebagai contoh foto dibawah ini. Kamu dapat memperlihatkan 2 kondisi yang akan diceritakan yaitu jalan dan gedung. Tapi sebaiknya tidak perlu menambahkan lagi. Tujuannya agar terlihat lebih fokus dan foto tampak clean.


Perhatikan kontras pada foto bila ingin terlihat menarik, kamu bisa membuat foto dengan komposisi setengah area adalah kosong dan setengah lagi adalah penuh. Atau setengah terang dan setengah gelap.


Apabila melakukan foto dengan banyak orang, maka kamu bisa memposisikan foto lebih ke kanan atau ke kiri, agar memiliki komposisi lebih menarik.


Foto dengan cahaya backlight akan menjadi sangat tricky. Tips dari saya, background harus  memiliki kontras yang menarik, misalnya cahaya matahari tenggelam, pepohonan, atau bisa saja area putih kosong. Tujuannya agar foto backlight memiliki komposisi yang jelas.


Terkadang kita bisa juga menemukan kondisi sebaliknya, yaitu cahaya berlebihan atau over expossure. Tips memaksimalkannya adalah dengan memposisikan diri menjauh dari ruangan mendekati arah matahari, sehingga hasilnya seperti ini. Seluruh ruangan menjadi hitam gelap.


Berikut adalah aplikasi edit foto favorit saya untuk gadget-mu.

1. VSCO
Aplikasi ini sudah memiliki advanced camera control seperti shutter speed, white balance hingga manual focus. Untuk mengedit fotonya pun disuguhi beragam filter menarik yang sangat menonjolkan karakter foto masa kini. Favorit saya adalah The Aesthetic Series dan Hypebeast X Vsco. Yang paling menyenangkan dari aplikasi ini, kita dapat melihat karya-karya foto creative people dari seluruh dunia yang menggunakan aplikasi VSCO.


2. Afterlight
Aplikasi ini hampir mirip dengan VSCO, tapi memiliki real 35mm film light leaks, dan filter lebih beragam. Saya gunakan aplikasi ini karena menyukai leaks yang disediakan. Selain itu menawarkan cara edit kontras foto yang berbeda dengan aplikasi VSCO.


3. Moldiv
Ini adalah aplikasi untuk Frame yang termudah dan terlengkap yang pernah saya gunakan. Tidak hanya itu, pengaturan untuk swap photo dan juga pemilihan foto tidak perlu repot bolak balik kembali pada halaman edit. Kita juga dapat sekaligus memasukan 9 foto yang ada pada galeri foto dengan hanya sekali klik. Pilihan frame juga beragam dari yang fixed width sampai bebas berkreasi ingin membentuk frame seperti miring ke kanan atau menyilang. Kolase frame juga dapat diubah background-nya.


4. FontCandy+
Ingin menambahkan teks pada foto tapi tidak ingin terlihat biasa? Atau ingin membuat poster semudah menggeser tombol-tombol edit tanpa perlu membuka Photoshop? Ini jawabannya. Favorit saya disini adalah kemampuan untuk masking. Dimana kita bisa membuat teks dari foto. Selain itu font yang ditawarkan juga bagus dan sesuai tren masa kini.


5. Instagram
Walaupun ini aplikasi sosial media, tapi saya suka sekali dengan fitur rotate yang mudah dan juga disertai Perspective Rotate, agar foto kita benar-benar memiliki garis horisontal atau vertikal yang presisi. Saya termasuk yang mempertimbangkan garis horisontal seimbang tidak miring. Tidak hanya itu, filter dan aplikasi editnya sangat user friendly dan simpel.


Semua aplikasi ini dapat diunduh untuk Android dan Apple Apps. Oh ya saat ini juga sedang tren warna-warna dominan putih, dan juga komposisi ektrim misalnya dengan memberikan area putih yang sangat banyak dibanding objek yang diambil. Selamat berkarya dan mencoba ya.


*Tulisan ini juga dipublikasikan pada blog.hijup.com 7 Juni 2015.
5 Aplikasi Wajib untuk Edit Foto.
6/16/2015

5 Aplikasi Wajib untuk Edit Foto.