Sunday, May 10, 2015

Travelling with Kids (25 Tips)
5/10/2015

Travelling with Kids (25 Tips)

"Travelling with 2 kids (photo taken at Sofitel Bali)", 2015
(Lola 3 tahun, 9 bulan | Lana 1 tahun, 9 bulan)

Sebelum saya mempublikasikan 5 blog post tentang berlibur di Bali kemarin yang sangat panjang, saya akan bercerita dahulu tentang pengalaman pergi berlibur dengan anak-anak tanpa pengasuh. Perdana kemarin itu hanya saya dan suami yang memegang mereka, biasanya kami selalu membawa baby sitter turut serta.

Susah kah? Tidak. Malah saya merasa anak-anak menjadi lebih mandiri dan mau mendengarkan permintaan orang tuanya. Yang pasti harus berbagi tugas dengan suami, agar kita tidak terlalu lelah. Jangan berharap semuanya berjalan dengan lancar ya, nah jadi dibawa happy saja agar liburannya tidak menjadikan kita stress.

Jadi ini dia 25 tipsnya :
  1. Memesan tiket penerbangan tidak terlalu jauh hari. Menghindari kondisi yang mungkin dapat membatalkan perjalanan berlibur. Karena pengalaman beberapa kali, anak-anak sering sakit menjelang keberangkatan, jadi saran saya dilihat kondisi mereka, baru memutuskan membeli tiket.
  2. Carilah penginapan atau hotel yang menyediakan fasilitas untuk anak. Misalnya Kids Club atau minimal kolam renang anak, agar mereka turut senang saat sedang di hotel saja. Jangan lupa saat reservasi beritahukan pihak hotel jika membawa anak, biasanya kamar akan ditempatkan di lantai terdekat dengan lantai bawah dan lift. Dan ditempatkan berdekatan dengan kamar tamu lainnya yang membawa anak juga. Sepertinya agar lebih toleransi jika mereka menangis tengah malam, hehe.
  3. Membuat jadwal perjalanan yang disesuaikan dengan waktu tidur anak. Saya membuat jadwal yang padat di pagi hingga siang hari, dan sore hanya digunakan untuk free time, sehingga anak tidak merasa lelah saat akan mengunjungi tujuan wisata.
  4. Packing-lah pakaian anak secukupnya, masukan ke dalam tas, baru kemudian masukan tas tersebut ke dalam koper besar. Tujuannya agar koper tidak berantakan dengan baju mereka yang kecil dan banyak. Dan saat terburu-buru mengambil pakaian mereka, cukup ambil tasnya tanpa harus merapihkan isi koper kembali. Dapat juga diaplikasikan pada pakaian orang tua, sehingga saat pulang dan kembali packing, tidak repot.
  5. Bawalah jinjingan seminimal mungkin. Kemarin kami pergi hanya membawa 1 koper, 1 stroller dan 1 tas anak untuk di cabin pesawat. Melebihi ini, maka saya jamin akan kerepotan sekali. Kemarin saat boarding, Lana harus saya gendong dengan carrier dan saya menjinjing tas saya di kanan dan tas anak-anak di kiri. Sementara suami menggiring stroller dan menggedong Lola yang sedang malas berjalan. Luar biasa berat, hahaha.
  6. Anak-anak wajib memakai sepatu. Karena sesungguhnya apabila sendal mereka mudah terlepas disaat kami terburu-buru adalah hal yang sangat memperlambat. Sepatu akan lebih aman dan nyaman.
  7. Siapkan kertas gambar dan pewarna, seperti pensil atau crayon. Sangat ampuh saat anak-anak sudah bosan menunggu. Hindari membawa mainan besar, saya sarankan dapat juga membawa Playdoh.
  8. Tidak membawa makanan berat. Karena hanya menambahkan bawaan kita, kecuali jika masih bayi. Cukup membawa 1-2 bungkus camilan.
  9. No sugar! Jangan sampai mereka sugar rush saat sedang kita sudah merasa lelah ingin beristirahat.
  10. Gunakan stroller praktis, ringan dan murah. Ya saya sangat menyarankan untuk meninggalkan stroller mahal di rumah, karena di bagasi pesawat, stroller hanya dibanting sana sini. Saya tidak mau meninggalkan baret dan cacat pada stroller bagus, jadi korbankan saja stroller yang murah meriah.
  11. Check-in lebih awal dari jadwal, agar mendapatkan seat yang tidak terlalu jauh dari pintu masuk. Anak-anak kadang kala ingin ke toilet, sehingga jika kursi berada terlalu jauh ke tengah kurang memudahkan mereka, apalagi untuk berjalan diatas pesawat. 
  12. Pastikan anak sudah buang air kecil di toilet, atau digantikan popoknya sebelum pesawat tinggal landas. Kemarin popok Lana sempat terlupa, sehingga selama duduk diatas saya menjadi lembab sekali dan hampir saja tembus mengenai saya. Sungguh tidak nyaman.
  13. Masukan stroller ke bagasi pesawat saat kita sudah berada di depan pesawat. Serahkan kepada petugas yang ada disana, lalu ambil kembali saat kita baru saja turun dari pesawat. Agar anak-anak tidak perlu digendong hingga sampai ke dalam ruangan kedatangan. Tidak perlu dimasukan sejak check-in koper di bandara.
  14. Bawa selalu baby carrier. Praktis saat tangan sedang kerepotan.
  15. Bawalah syal sebagai pengganti selimut anak. Suhu didalam pesawat terkadang dapat menjadi sangat dingin, silahkan saja jika ingin membawa selimut, tapi saya lebih suka membawa syal karena ringan dan dapat dilipat menjadi kecil.
  16. Siapkan tisu basah dan kering di tas manapun. Sehingga lebih mudah saat dicari, karena banyak dipakai saat sedang berpergian seperti ini.
  17. Bawalah pakaian ganti anak dengan bahan ringan agar tas jinjing tidak berat. Saya juga hanya memasukan 1 pasang pakaian untuk setiap anak. Pastikan bahannya pun nyaman dan aman.
  18. Siapkan film anak atau channel Youtube favorit. Penyelamat saat orang tua sedang makan, sehingga mereka tidak sibuk memainkan piring dan alat makan. Cukup menjadi pengalih sementara, kala mereka sedang tidak karuan. Lola & Lana sempat mengalami keributan di restoran karena menjatuhkan piring dan sendok berkali-kali, untungnya tidak sampai pecah, hahaha.
  19. Disaat sedang berkendara, jauhkan posisi duduk kakak dan adik di dalam kendaraan. Saya meminta Lola duduk di depan dan Lana di belakang bersama saya, agar tidak berebut sesuatu atau berantem.
  20. Membawa obat-obatan tidak perlu terlalu banyak. Hanya obat demam jika diperlukan, termometer dan plester luka.
  21. Gunakan lotion anti nyamuk. Jika berpergian ke kebun binatang atau area yang banyak pohon. Karena serangga dapat menganggu liburan anak, mereka menjadi rewel dan sibuk menggarukan kulitnya yang gatal.
  22. Anak sering susah makan saat sedang berlibur, sehingga buat jadwal makan yang lebih panjang. Lebih baik menunggu mereka makan hingga selesai daripada rewel ditengah agenda jalan-jalan karena kelaparan dan mulai menjadi cranky. Terkadang camilan saja tidak cukup, karena saat berlibur, tenaga banyak dikeluarkan.
  23. Biasakan anak-anak minum jus saat sarapan. Karena saat berlibur, anak-anak sering konstipasi dan sembelit.
  24. Kurangi pakaian kotor dengan selalu menggunakan tisu kering di pakaian saat sedang makan. Cukup selipkan yang banyak tisu-tisu di leher dan pakaian mereka, agar tidak perlu bergonta-ganti pakaian terlalu sering.
  25. Buatlah video pada setiap lokasi wisata yang dikunjungi. Sehingga anak-anak tidak lupa dengan perjalanan liburannya.
Selamat berlibur ya. Semoga liburannya menyenangkan. Lola dan Lana pada foto-foto di atas menggunakan Velvet Junior. Bahannya tidak hanya nyaman di kondisi panas atau dingin, tapi juga aman. Ada sertifikasi dari Oeko-Tex® Standard 100 kelas 1 dari TesTex di Zurich, Switzerland, sebuah sertifikasi yang ketat bergengsi dan hanya terbatas bagi beberapa pemasok di seluruh dunia. Dan jadi satu-satunya pemilik sertifikat ini untuk kategori pakaian anak.

Tidak hanya itu, komitmen Velvet Junior sudah bersertifikasi SNI Perdana, dimana telah lolos uji materi tekstil. Ini berarti semua produk Velvet Junior bebas dari kandungan AZO (rantai kimia karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker pada manusia), bebas dari formaldehida, dan bebas dari logam terekstraksi.

Nah mulai sekarang jangan hanya liburan yang butuh perhatian khusus. Yuk sadari dan #LihatLebihDekat lagi, pakaian untuk kesehatan mereka. Oh ya jangan lupa, ada kompetisinya. Foto momen seru bareng anak dengan hashtag #LihatLebihDekat saat sedang jalan-jalan, liburan atau apapun yang seru, bagi calon ibu juga boleh ikutan, foto saat seru menantikan kehadiran calon bayi ya.  Syaratnya hanya follow akun Instagram Velvet Junior ya, di @velvetjunior. Ada hadiah hampers dari Velvet Junior di setiap minggunya. Silahkan cek juga Silahkan juga website-nya untuk melihat tips-tips di velvetjuniorindonesia.com dimana kita juga dapat berkonsultasi dengan para ahli, dan bertanya seputar si kecil.

6 comments :

  1. Postingan ini enak sekali dibacanya, even buat saya yang belum punya anak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahh senang sekali jika bermanfaat. Terima kasih ya sudah membacanya :)

      Delete
  2. wah makasih mbak, bermanfaat sekali terutama saya yang punya anak kembar :)

    ReplyDelete
  3. Terima kasih tipsnya bunda, ini berguna banget bagi ibu muda seperti saya,,

    ReplyDelete