6 Months Pregnant

Illustrasi oleh Fifi Alvianto
Senang rasanya sudah lebih dari setengah perjalanan dilalui. Hamil 6 bulan itu nikmatnya merasakan tendangan bayi setiap saat, dan menjalani kegiatan betul-betul terasa menyenangkan, karena dalam kondisi super fit. Selain itu makan pun sudah teratur, ga mudah lapar, ga juga mudah kembung.

Rencana terdekat adalah USG 4D dengan Dr. Bambang Karsono di RS YPK Menteng. Kok ga di KMC, karena rekomendasi banyak orang saya milih di YPK dimana konon Dr. Bambang sangat ahli soal USG 4D. Daftar USG itu ternyata 1 bulan sebelum tanggal kedatangan, dan kemarin saya telat 2 minggu daftar (kelupaan), jadi saran saya kalau mau sama beliau cepat-cepat lah daftar. Saya kemarin dapat nomor antrian 8, sementara USG 4D per pasiennya sekitar 1 jam. Alamat akan lama menunggu meskipun jamnya sudah ditentukan.

Ada apalagi perkembangan hamil sekarang? Mulai survey biaya persalinan ke semua teman-teman yang melahirkan di KMC, dan semua merekomendasikan untuk memilih kamar kelas 1 atau 2, sebab bila kosong tempat tidurnya bisa dipakai suami. VIP tersedia tempat tidur extra, tapi kata semua orang, malah lebih kecil ruangannya.

Survey apa lagi? Mulai survey berapa biaya belanja perlengkapan bayi dan seluruh keperluan nursery roomnya, tanya sana-sini dimana baby shop termurah di ITC. Masih bingung mau ke ITC Mangga Dua atau ITC Kuningan, posisi lokasinya sama-sama lumayan bikin repot hahaha.

Terakhir, mulai banyak olahraga, karena badan rasanya pegal terus. Sejauh ini saya paling suka berenang, karena tidak terlalu melelahkan tapi badan semuanya gerak. Oh ya sama mulai mengkonsumsi buah-buahan ekstra banyak. Entah kenapa BAB tidak selancar biasanya, mungkin sudah mulai konstipasi. Sekian update kali ini, semoga bermanfaat.

Nursery Room

Belum punya kamar seluas ini untuk nursery room, tapi ga ada salahnya mengumpulkan desain-desain ini untuk dijadiin inspirasi, dan sepertinya serba putih adalah pilihan saya, atau mungkin warna hijau muda juga menarik.

Maternity Photography

Salah satu inspirasi untuk maternity photography. Simple sekali tapi sayang harus buru-buru mengejar sinar matahari sore yang waktunya cuma sebentar, tapi tema piknik ini mudah diaplikasikan. Ada yang mau coba? Saya sih mau banget tapi ga tahu siapa yang motret.

Estimasi Biaya Melahirkan di KMC

Sudah banyak yang menitipkan pertanyaan berapa estimasi biaya melahirkan di Kemang Medical Care. Ini adalah daftar harga yang saya catat saat kunjungan survey kamar 6 Agustus 2011.

*update per Agustus 2011
Perkiraan Lahiran Sectio (5 hari) / Normal (3 hari)

VVIP
Ibu - Rp. 33.009.500 / Rp. 16.381.700
Bayi - Rp. 4.805.370 / Rp. 3.879.820
Pembulatan Rp. 37.800.000 / Rp. 20.250.000

Fasilitas :
1 (satu) Electric Bed, Bed Side Cabinet, Over Bed Table, Sofa Bed, Lemari.
LCD TV 32”, AC, Telepon, Lemari Es, Dispenser, Microwave.
Shower, Water Heater.
Pantry, Dining Table, Dining Chair, 1 Set Alat Makan.
Living Room.
Safety Deposit, Wifi-Area.
Benefit :
Free Makanan Penunggu untuk 1 orang.
Free Tea & Coffee.
Welcome Gift & Aminities.

VIP
Ibu - Rp. 26.760.700 / Rp. 12.486.710
Bayi - Rp. 4.737.960 / Rp. 3.812.410
Pembulatan Rp. 31.500.000 / Rp. 16.250.000

Fasilitas:
1 Electric Bed, Bed Side Cabinet, Over Bed Table, Folding Bed, Arm Chair, Lemari.
LCD TV 32”, AC, Telepon, Lemari Es.
Shower, Water Heater.
Pantry, Hot Water Jug.
Benefit :
2 Buah air minum botol 1 Liter/hari.

Free Tea & Coffee.
Welcome Gift & Aminities.

Kelas 1
Ibu - Rp. 20.838.250 / Rp. 9.593.620
Bayi - Rp. 4.211.520 / Rp. 3.168.270
Pembulatan Rp. 25.050.000 / Rp. 12.750.000

Fasilitas :
2 (dua) Electric Bed, Bed Side Cabinet, Over Bed Table, Lemari.
TV 29”, AC, Telepon, Water Pitcher.
Shower, Water Heater
Benefit :
2 Buah air minum botol 1 Liter/hari.
Aminities.


Kelas 2

Ibu - Rp. 16.786.160 / Rp. 7.484.650
Bayi - Rp. 3.830.600 / Rp. 2.926.450
Pembulatan Rp. 20.600.000 / Rp. 10.500.000

Fasilitas :
2 (dua) Electric Bed, Bed Side Cabinet, Over Bed Table, Lemari.
TV 21”, AC, Telepon.
Shower, Water Heater.
Water Pitcher.
Benefit :
2 Buah air minum botol 1 Liter/hari.
Aminities.


Kelas 3

Ibu - Rp. 13.321.500 / Rp. 5.931.010
Bayi - Rp. 2.776.650 / Rp. 2.551.950
Pembulatan Rp. 16.100.000 / Rp. 8.500.000

Fasilitas :
2 (dua) Semi Electric Bed, Bed Side Cabinet, Over Bed Table, Lemari.
Shower, Water Heater.
AC, Thermos.

Ini partner asuransi KMC [here].

Ini Baby Room-nya KMC (superb!)
Photos from KMC website

Review Pijat Hamil di Mom n Jo

Photos from Mom n Jo Gallery

Semenjak kehamilan trimester kedua, badan lebih pegal & letih, jadi yang namanya 'craving for a massage' itu sangat menggebu-gebu. Beberapa waktu yang lalu saya sempat mencoba Mom n Jo di MOI Kelapa Gading, awalnya mau di B for mums & mums-to-be RS Bunda Menteng tapi atas rekomendasi teman-teman, akhirnya memilih Mom n Jo.

Paket massagenya bervariasi, berhubung mau mencoba dulu jadi saya ambil 'Pre Baby Bliss, IDR 250.000' untuk massage selama 80 menit. Disitu juga ada paket lengkap seperti 'Beautiful Mom yang terdiri dari Body Scrub, Pre-Baby Bliss dan Honey Milk Body Mask seharga IDR 500.000' selama 3 jam. Pertama masuk ruangannya saya suka banget, karena sangat nyaman cuma sayang aja tidak ada sinyal sama sekali dan harus naik ke lantai atas dengan tangga (mana tinggi banget lantai dua-nya). Di dalam ruangannya juga sudah termasuk kamar mandi.

Prosesnya pertama membersihkan kaki dengan air hangat terus langsung tiduran untuk di massage. Bedanya pijat ibu hamil dengan yang biasa adalah, badan kita dikelilingi bantal termasuk perut dan kaki semuanya dikasih alas bantal. Pijatnya sendiri tidak tengkurap tapi dari samping dan tidak memijat bagian punggung bawah dan oil massagenya tidak lengket atau terlalu berminyak. Selesai pijat, badan harus menunggu 30 menit sebelum mandi. Selesai itu dikasih teh hangat (laper banget padahal tapi ga jualan makanan).

So far saya kurang sreg sama hasil pijatannya karena lembut banget, dan kurang terasa seperti dipijat (pulang dari sana pegelnya masih tetep ga hilang). Kalau ditanya soal kenyamanan sih saya sangat setuju, tapi soal hasil pijatannya mungkin saya tidak tertarik lagi untuk datang, dan akan mencoba tempat lain. Beberapa teman saya sangat merekomendasikan tempat ini karena menurut mereka enak banget, jadi mungkin penilaian tiap individu bisa berbeda.

Next time saya mau mencoba yang di RS Bunda, karena penasaran juga siapa tahu lebih enak. Oh ya sebenarnya sempat kepikiran untuk pijat di tempat SPA langganan dekat rumah, tapi ragu karena takut theraphist-nya salah pijat dan bisa membahayakan janin.
PS : Jangan lupa reservasi dulu sebelum pijat.

Mom n Jo
Kelapa Gading Square
Kompleks MOI Blok F No. 59 (persis sebrang lobby 4)
Jl. Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading. Jakarta Utara
Telp. (021) 45867637 / (021) 94740747
Cabang lain di Dharmawangsa, FX, dan BSD.

B for mums & mums-to-be
Bunda International Clinic lantai 2
Jl. Teuku Cik Ditiro No 12. Menteng, Jakarta Pusat
Telp. (021) 392 6393 ext 822 / (021) 314 7084

Keluarga Kreatif

Pertama lihat artikel tentang 'Fun Floor Photography' [ini] ada di website The Urban Mama, tapi pertama kenal blog super kreatif keluarga Pinot Dita [ini] sejak 2009, ya pertama lihat yang ada dibenak saya adalah betapa serunya melatih kreatifitas anak mereka dengan hal-hal yang sebenarnya sangat mudah. Sejauh perjalanan saya di dunia blogging, baru menemukan keluarga seperti mereka yang bisa sharing aktifitas kreatif bersama anak-anaknya.

Melihat inspirasi seperti ini rasanya ingin segera cepat punya anak banyak dan bermain segala hal, seperti menggambar, membuat keterampilan, fotografi dan lain-lain. Mungkin kalau pengalaman pribadi, saya dari kecil tergolong yang sangat suka hal-hal seperti ini, jadi saat remaja pun sudah tau kalau kerja maunya cuma jadi desainer saja. Hanya saat saya kecil kebanyakan kegiatan itu dilakukan sendirian, meskipun orang tua sangat mendukung tapi mereka tampak bingung juga kalau ikutan nimbrung, termasuk semua adik-adik saya hehe.

Fun Floor Photography ini sebenarnya mudah, yang sulit bagian motretnya aja, karena harus dari posisi atas (mungkin pakai tangga lebih enak kali ya). Ada yang mau ikutan mencoba? Pasti seru banget melihat hasilnya, and thank you @ditut for sharing these lovely inspiration. Psstt.. bikin videonya lebih seru pasti, jadi inget video clip Coldplay - Strawberry Swing.

Panggilan & Nama

Kata ibu dokter confirm 99% baby-nya perempuan. Heum.. ternyata diluar dugaan saya yang selama ini mikir suka berasa kucel dan males berdandan, dimana katanya itu hamil bayi laki-laki. So it's a baby girl, Alhamdulillah.

Sempat ada pembahasan menarik soal memanggil orang tua dan kakek nenek. Saya dan suami memilih 'Ayah' dan 'Bunda' karena kalau saya dari jaman kecil aja udah mikir bila jadi orang tua maunya dipanggil Bunda, hehe, sementara panggilan Ayah mengikuti saja biar cocok. Lalu apa panggilan Kakek Nenek-nya? Orang tua saya maunya 'Abah' dan 'Ambu' yang mana artinya bapak dan ibu dalam bahasa Sunda, sementara mertua berdarah Sumatra sudah biasa dipanggil 'Datuk' dan 'Nenek'.

Sekarang ini kata ibu saya (panggilan sehari-harinya mama, tapi lebih enak nulis ibu hehe), ada trend dimana mereka tidak mau lagi dipanggil Kakek atau Nenek karena ga keren, jadi hadirlah banyak sebutan baru. Misalnya tante saya yang dipanggil 'Ninda' artinya nin (nenek dalam bahasa Sunda) muda, dan 'Kiteng' atau aki (kakek dalam bahasa Sunda) ganteng. Ada juga yang maunya dipanggil Bunda atau Mama juga, meskipun berstatus sebagai nenek. Atau 'Anti' alias auntie untuk panggilan bibi, dan saya dipanggil 'Mimi' (tidak tahu juga asalnya kenapa mimi) oleh keponakan.

Sebutan yang variatif ini ternyata menarik, Papa Mama adalah hal yang sebenarnya berupa bahasa saduran tapi menjadi hal biasa sekarang, dan digunakan oleh siapa saja termasuk saya, Bapak Ibu terdengar lebih membumi, Abi Ummi panggilan dengan nuansa Islami, atau mungkin Papi Mami dan Daddy Mommy yang sangat kebarat-baratan. Semua adalah satu panggilan yang sama untuk orang tua.

Jadi memilih panggilan itu sebenarnya secara tidak langsung ingin mengajarkan kepada anak nilai-nilai budaya yang ada di dalam keluarga kita, makanya saya ingin menggunakan bahasa Indonesia dicampur bahasa daerah supaya anak tidak lupa dengan lingkungan dimana dia dibesarkan. Lalu bagaimana dengan nama anak? Akankah akar budaya mempengaruhi namanya?

Kali ini saya lebih memilih untuk menggunakan nama yang Islami dibanding nama dari budaya. Ternyata ada beberapa hal yang harus diperhatikan tentang nama bayi dalam Islam, sebagai mana yang dikutip dari tipsbayi.com :
  • Sebaik-baik nama adalah ‘Abdullah dan ‘Abdurrahmaan (Al-Hadits).
  • Nama yang paling sesuai adalah Harits dan Hammaam (Al-Hadits).
  • Nama yang paling buruk adalah Harb dan Murrah (Al-Hadits).
  • Dilarang menggunakan nama Barrah (Al-Hadits).
  • Dilarang menggunakan nama sesembahan selain Allah, seperti ‘Abdul Ka’bah, dan sebagainya.
  • Dilarang menggunakan Asmaa-ul Husnaa jika tidak memakai ‘Abdu di depannya.
  • Sebaiknya tidak menggunakan nama-nama malaikat.
  • Dianjurkan untuk tidak menggunakan nama-nama yang terlalu panjang. Kebanyakan nama-nama bayi Islam di zaman Nabi SAW adalah singkat.
  • Karena nama bayi Islam adalah dalam bahasa Arab, dianjurkan untuk memilih nama yang mengandung huruf-huruf Arab yang mudah diucapkan oleh lisan “Indonesia” secara benar, sehingga tidak merubah arti nama tersebut.
Sebetulnya sangat tidak mudah memilih nama yang sekiranya menjadi doa yang baik. Saya sebenarnya sudah punya satu nama andalan (dari sebelum hamil mau nama itu) tapi masih bingung perihal nama belakangnya, dan mungkin nanti saja memasuki trimester 3 baru mikir. Sekedar share info menarik dari babycenter.com soal pemberian nama, silahkan klik artikelnya [disini] 8 perangkap yang perlu diperhatikan dalam memberi nama bayi :
  1. The nickname trap.
  2. Embarrassing initials.
  3. A lifetime of corrections.
  4. Overpopularity.
  5. Problematic name pairings.
  6. Humiliating e-mail handles.
  7. Names not to live up to.
  8. So-so meanings.

In the end, pemilihan nama itu sedikit tricky, harapannya ingin yang baik tapi selipan tidak sengaja yang memberi kesan salah masih mungkin terjadi. Sulitkah bagi para orang tua saat memilih nama
anak mereka? Saya sih bilangnya susah ya.


up